Makassar, 27 January 2026- Forum Wartawati Forwati menyoroti aksi demo tutup jalan akses umum yang dilakukan oleh masyarakat Luwu Raya sebagai bentuk tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya. Aksi ini telah menyebabkan kemacetan total di beberapa titik, termasuk Jalan Poros Nasional Luwu Utara-Luwu dan Jalan Trans-Sulawesi.
Masyarakat Luwu Raya menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya yang mencakup Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur, Luwu, dan Kota Palopo. Mereka berharap pemekaran wilayah ini dapat meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan ekonomi di daerah tersebut.
Aksi demo ini telah menimbulkan dampak signifikan, mautermasuk gangguan distribusi logistik dan pasokan bahan bakar minyak (BBM), serta kelangkaan BBM dan kenaikan harga di pasar. Polres Luwu Utara dan pemerintah daerah setempat telah berupaya melakukan mediasi dengan massa aksi untuk mencari solusi damai.
Forum Wartawati Forwati menyerukan agar pemerintah dan masyarakat terus berdialog untuk mencari jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak. "Kita berharap pemerintah dapat merespons tuntutan masyarakat dengan serius dan bijak, serta menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan," ujar perwakilan Forum Wartawati Forwati.
Situasi saat ini masih dalam proses penanganan oleh pihak berwenang, dan masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi.






Posting Komentar