MAKASSAR - Petugas gabungan Polrestabes Makassar dan Polsek Tamalate, bersama beberapa pengendara membantu mendorong mobil kontainer mogok di jalan Pertigaan Alauddin Pettarani, Kelurahan Manuruki kecamatan Tamalate kota Makassar. Peristiwa itu terjadi pada hari Senin sore tanggal, (19/01/2026).
Kanit Samapta Polsek Tamalate, Akp Hasanuddin.,S.Sos sekaligus Wakil Padal kegiatan Unjuk rasa, dari HMI korkom Tamalate, dengan massa ± 50 (lima puluh) orang, "dengan tuntutan aksi dugaan adanya bentuk upaya Politik Dinasti Geng Solo di Sulawesi selatan, mengatakan, saat kejadian dia sedang bertugas pada pengamanan Unras tersebut.
"Awalnya saya wakil padal pengamanan unras, kemudian aksi unras menutup dan menahan dua unit mobil kontainer dari arah Jl. Alauddin menuju Jl. Ap. Pettarani makassar tiba-tiba di cegat oleh massa aksi unras untuk di jadikan panggung orasi, dan satunya aparat kepolisian berhasil negosiasi untuk di pindahkan karena mengalami mogok di tengah aksi unras mengganggu jalur lalu lintas. Saya bersama rekan-rekan petugas kepolisian dan warga langsung mendorong kendaraan tersebut untuk menepi Jl. AP. Pettarani Mkassar.
"Agar tidak mengganggu arus lalu lintas yang sedang padat-padatnya. Saya pimpin rekan-rekan untuk memberikan bantuan dengan cara mendorong mobil tersebut," terangnya
Saat mendorong kendaraan tersebut, diakui Akp Hasanuddin, sangat menguras tenaga lantaran posisinya berada tepat di jalan pertigaan Jl. AP. Pettatani- Alauddin arah timur dan barat. Meski begitu, dia bersama rekannya dan pengendara lain berusaha semaksimal mungkin memberikan bantuan hingga mobil bisa ditepikan.
"Kami hanya sekadar membantu dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami hambatan, utamanya selama berlangsung Unjuk rasa damai dan aman terkendali. tandasnya.








Posting Komentar