SINERGI KORAMIL 06/SAMUDERA DAN POLSEK BERSIHKAN LUMPUR PASCA BANJIR DI MUSEUM SAMUDERA PASAI



Aceh Utara - Personel Koramil 06/Samudera di bawah jajaran Kodim 0103/Aceh Utara bersama Polsek Samudera dan masyarakat melaksanakan aksi gotong royong pembersihan sisa lumpur serta sampah akibat banjir bandang di Museum Islam Samudera Pasai, Desa Beuringen, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan material lumpur pekat yang mengendap di area museum guna menyelamatkan aset sejarah penting. Jumat (2/1/2026).



Aksi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi berbagai unsur, di antaranya anggota Koramil 06/Smd yang dipimpin Sertu Yudi Purnomo, personel Polsek Samudera di bawah arahan Aiptu Kamaruzaman, serta aparat Desa Beuringen. Tak ketinggalan, petugas Juru Pelihara (Juper) museum, anggota komunitas CISAH, dan warga setempat turut bahu-membahu membersihkan situs sejarah tersebut menggunakan alat manual seperti sekop, cangkul, kereta sorong, dan karung beras.


Kondisi lapangan yang dipenuhi lumpur tebal menuntut kerja keras dari seluruh relawan yang hadir di lokasi. Meski dilakukan dengan alat seadanya, semangat kebersamaan terlihat kuat saat personel TNI-Polri dan warga bersama-sama mengeruk lumpur untuk diangkut keluar dari area museum. Hingga saat ini, progres pembersihan material sisa banjir tersebut diperkirakan telah mencapai sekitar 65 persen.


Pembersihan ini merupakan langkah darurat untuk memulihkan fungsi museum sebagai pusat edukasi dan wisata sejarah Islam di Aceh Utara. Mengingat Museum Samudera Pasai menyimpan banyak peninggalan berharga, penanganan cepat dilakukan guna meminimalisir kerusakan permanen pada struktur bangunan maupun koleksi akibat kelembapan tinggi dari lumpur yang mengendap.


Sertu Yudi Purnomo, mewakili Danramil 06/Smd, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap kelestarian situs bersejarah pasca bencana. "Kami berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh elemen masyarakat agar Museum Samudera Pasai segera bersih dari sisa banjir, sehingga aset sejarah ini tetap terjaga dan dapat segera dikunjungi kembali oleh masyarakat dalam kondisi yang nyaman," ujarnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama