KECAM KERAS! Sainuddin Mahmud: Potong Video JK Itu FITNAH TERANG-BULANAN, Harus Diproses Hukum!


 


MAKASSAR – Kemarahan publik dan elemen masyarakat terus memuncak menyusul beredarnya potongan video ceramah mantan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla (JK) yang disebarkan oleh akun YouTube YouTuber Nusantara.

 

Laskar Garuda Indonesia mengambil langkah tegas dengan merencanakan pelaporan ke Polda Sulawesi Selatan, yang akan dilakukan bersamaan dengan aksi unjuk rasa "Bela JK" pada Senin pekan depan.

 

“Tindakan memotong video dan menyajikannya tidak utuh itu sangat berbahaya, berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Ini harus jadi pelajaran keras,” tegas Ketua Laskar Garuda Indonesia, Mukram, Sabtu (18/4).

 

 

 

SAINUDDIN MAHMUD: ITU BUKAN JURNALISTIK, ITU KEJAHATAN!

 

Merespons hal tersebut, Wakil Ketua DPW Lembaga Bantuan Hukum Macan Rakyat Indonesia (LBH MRI), Bapak Sainuddin Mahmud, angkat bicara dengan nada tegas dan penuh penekanan.

 

“Saya kecam sangat keras tindakan seperti ini. Memotong video, memelintir makna, dan menyebarkannya demi kepentingan sendiri itu bukan pekerjaan media, itu adalah FITNAH dan KEJAHATAN INFORMASI!” ujarnya lantang.

 

Menurut Sainuddin, apa yang dilakukan oknum tersebut jelas-jelas bertujuan merusak nama baik tokoh bangsa serta mengadu domba masyarakat.

 

“Hukum harus bekerja. Kami dari LBH MRI mendukung penuh langkah hukum ini. Siapa saja yang berani bermain api dengan menyebar hoaks dan memecah belah, harus dihukum berat dan diproses sampai tuntas! Jangan ada ampun demi keutuhan bangsa!” tegasnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama