SENYAP DI BALIK KEKUASAAN! Rudy Mas'ud Muncul Pukul 19.15 Saat Massa Bubar, Sainuddin Mahmud SH: Itu Bukan Pemimpin!



SAMARINDA – Sungguh ironis dan sangat memalukan! Sosok Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, yang selama berjam-jam "hilang" ditunggu ribuan massa, akhirnya terlihat juga.

 

Namun, kedatangannya bukan saat rakyat berteriak meminta jawaban, melainkan saat aksi sudah usai, massa sudah membubarkan diri, dan langit mulai menggelap. Tepat pukul 19.15 WITA, barulah ia berani menampakkan batang hidungnya.

 


FAKTA MEMALUKAN: TERNYATA HADIR, CUMA MEMILIH BERSUMBUYUR!

Berbeda dengan isu yang menyebutkan beliau berada di luar kota, fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Rudy Mas'ud TERNYATA HADIR dan berada di dalam kompleks Kantor Gubernur sepanjang hari.

 

Saat situasi sudah dinyatakan aman dan massa sudah dipulangkan oleh kepolisian, barulah "Rudy Mas'ud" ini berani melangkah keluar.

 

Terpantau oleh awak media, Rudy Mas'ud keluar gedung mengenakan PDH khaki. Ia berjalan CEPAT DAN TERGESA-GESA menuju rumah dinasnya yang berada tepat di samping kantor, dikawal ketat oleh ajudan dan personel Satpol PP yang membentuk benteng manusia.

 

Tidak ada satu kata pun yang keluar. Ia memilih menunduk, menghindari tatapan, dan berlari masuk ke dalam rumah dinas seolah-olah tidak mendengar apa-apa.

 

KOMENTAR TEGAS & BERBOBOT: SAINUDDIN MAHMUD, SH. (WAKIL KETUA LBH MRI)

Wakil Ketua Lembaga Bantuan Hukum Macan Rakyat Indonesia (LBH MRI), Sainuddin Mahmud, S.H. memberikan penilaian yang sangat keras dan mendalam terkait sikap Gubernur tersebut.

 

“Sudah sepatutnya seorang pemimpin, baik itu dari kalangan eksekutif maupun legislatif, harus memiliki keberanian, kearifan, dan tanggung jawab untuk menampung aspirasi masyarakat serta memberikan solusi yang terbaik atas problematika yang sedang dihadapi daerah, khususnya di Kalimantan Timur ini.”

 

“TAPI APA YANG KITA LIHAT? Bukan solusi yang didapat, bukan jawaban yang keluar, melainkan bersembunyi, LARI, DAN MENGHINDAR seolah-olah lari dari tanggung jawab yang seharusnya dia pikul sebagai orang nomor satu di sini!” tegas Sainuddin Mahmud dengan nada tinggi.

 

Menurutnya, sikap bersembunyi dan diam seribu bahasa itu adalah bukti nyata bahwa pemimpin tersebut TIDAK MAMAN memimpin dan telah kehilangan marwah serta harga dirinya sebagai pelayan rakyat.

 

KEDewASAAN RAKYAT BERBANDING TERBALIK DENGAN PEMIMPIN

Aksi damai yang digelar Selasa, 21 April 2026 ini berjalan sangat tertib. Ribuan massa dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Ormas, dan Mahasiswa membuktikan kedewasaan mereka.

 

Aksi berjalan AMAN & DAMAI

TIDAK ADA BENTURAN dengan TNI-Polri

Kami menghargai hukum & demokrasi

TAPI DIBALAS DENGAN KETIADAAN & KEBISUAN!

 

**“Kami datang dengan sopan santun, kami pulang dengan tertib. Tapi pemimpin kami memperlakukan kami seperti musuh. Ini bukan kepemimpinan, ini adalah PENGKHIANATAN TERHADAP MANDAT RAKYAT!”

 

HIDUP RAKYAT KALTIM YANG CERDAS DAN BERADAB! ✊️🔥⚖️

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama