*Polda Sulsel Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Kapolda Tekankan Penguatan Iman dan Pelayanan Humanis*




Polda Sulawesi Selatan menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Nur Syuhada Mapolda Sulsel, Rabu (28/01/2026). Kegiatan keagamaan ini berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel Polri.


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta seluruh personel Polda Sulsel.


Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.” Tema tersebut menegaskan pentingnya nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam pelaksanaan tugas Polri yang humanis dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menekankan bahwa momentum peringatan Isra Mi’raj yang dilaksanakan hendaknya menjadi acuan dan refleksi bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Peristiwa Isra Mi’raj, khususnya perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah shalat, memiliki makna mendalam sebagai simbol kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT.


Kapolda Sulsel menjelaskan bahwa bagi insan Bhayangkara, nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam pelaksanaan tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Melalui pendekatan ibadah, khususnya shalat, diharapkan dapat meningkatkan disiplin serta memperkuat akhlak personel Polri sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polda Sulsel.


Lebih lanjut disampaikan, keimanan dan ketakwaan merupakan pondasi utama bagi personel Polri dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin kompleks, mulai dari potensi konflik sosial, bencana alam, hingga berbagai bentuk ancaman kejahatan. Oleh karena itu, personel Polri tidak hanya dituntut tangguh secara fisik dan teknis, tetapi juga kuat secara spiritual, dengan keimanan yang kokoh serta senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat melalui berbagai aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.


Kegiatan peringatan Isra Mi’raj kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hikmah oleh Ustadz Dr. H. Amri Amir, S.Sos., S.Ag., M.A., yang memberikan tausiah penuh pencerahan dan motivasi. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.


Acara ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh personel Polda Sulsel senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama