Jakarta, Siaran Pers POROS 98
Gerakkan aksi terhadap stop program MBG , hentikan KMP , turun kan harga BBM Dan Harga kebutuhan pokok dan bubarkan BGN terus bergulir. Ditengah aksi gabungan dari semua elemen - elemen Ketua aliansi perlawanan rakyat ( alpera ) yang tergabung dalam Poros 98 Mphe Dasuki menjelaskan
Kenaikan Harga BBM yang mempunyai dampak terhadap kebutuhan pokok sehari - hari dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Ini jelas sudah bahwa rezim Prabowo - Gibran gagal membawa perubahan bagi negeri ini . kesejahteraan yang harus Nya bisa di nikmati oleh seluruh rakyat indonesia kini yang di rasakan hanya lah persoalan pemerintah yang gagal membangun ekonomi negara. Mahal nya kebutuhan pokok sehari - hari akibat dampak Kenaikan harga BBM yang diam - diam tanpa ada sosialisasi terbuka ke pada seluruh rakyat Indonesia dan tidak mempunyai dasar alasan yang kuat mengapa BBM harus di naikkan yang akhirnya berdampak pada kenaikkan harga - harga sembako . Akibatnya harga - harga kebutuhan sehari - hari naik rakyat harus ikut menanggung beban negara yang tidak berpihak pada ke butuhan rakyat.
Disamping itu juga Bilung Silaen Ketum Poros 98 menyikapi bahwa program - program Prabowo - Gibran tidak menyentuh pada ke butuhan rakyat cenderung menjadi proyek bagi ke untungan buat pemilik modal seperti program makan bergizi gratis ( MBG ) dan koperasi merah putih ( KMP ) . program MBG adalah program yang benar - benar lebih cenderung hanya sebagai proyek - proyek semata yang di bungkus dengan kedok makan bergizi gratis . Hal ini jelas sudah bahwa betapa rusak nya program Makan bergizi gratis ( MBG ) yang gagal di lihat oleh kalangan mahasiswa dan begitu juga dengan koperasi merah putih yang di tolak . Aksi demo yang di perjuangkan dari berbagai elemen - elemen pergerakan cenderung membuktikan bahwa program rezim Prabowo - Gibran bukan menguntungkan buat seluruh rakyat Indonesia .
Bilung Silaen ketum Poros 98 yang ikut dalam aksi mengatakan bahwa aksi demo ini Poros 98 adalah bentuk kekecewaan , perlawanan terhadap program rezim Prabowo - Gibran yang tidak berpihak bagi seluruh rakyat Indonesia .
Bilung menilai program MBG berpotensi menimbulkan persoalan baru jika tidak dirancang dan diawasi secara matang.
Program ini perlu dievaluasi secara menyeluruh. Jangan sampai niat baik justru menimbulkan masalah di lapangan,” ujar Bilung
Menurutnya, salah satu kelemahan utama program tersebut terletak pada dasar hukum yang dinilai belum kuat karena masih berbasis peraturan presiden. Selain itu, ia juga menyoroti potensi tumpang tindih dengan program-program gizi yang sebelumnya telah berjalan. Bilung juga mengingatkan soal besarnya anggaran yang digelontorkan dalam program tersebut. Ia menilai tanpa sistem pengawasan yang transparan dan ketat, risiko penyimpangan sangat mungkin terjadi.
Masalah gizi tidak cukup diselesaikan hanya dengan program makan di sekolah. Harus ada pendekatan yang lebih menyeluruh, seperti subsidi gizi keluarga miskin, perbaikan sanitasi, serta edukasi masyarakat.Program MBG ini malah cenderung menghabiskan uang rakyat dan cenderung menguntung kan bagi para pemilik modal.
Bilung juga menyoroti koperasi merah putih harus di hentikan karena koperasi merah putih tidak menjawab persoalan kebutuhan rakyat. Koperasi merah putih cenderung berbisnis pada rakyat. Program koperasi merah putih ini harus bisa menjawab semua apa yang menjadi kebutuhan rakyat justru cenderung negara berbisnis pada rakyat.
Bilung meminta kepada DPR dan Presiden untuk membubarkan Badan Gizi Nasional ( BGN ) sekarang juga. Tidak perlu di bentuk badan gizi nasional untuk program MBG . Hal ini bisa menciptakan ruang korupsi yang cukup besar seperti yang dilakukan mantan ketua BGN dadan hindayana. Bilung menegaskan kepada Presiden dan DPR untuk dadan hindayana bertanggung jawab atas keracunan siswa yang terjadi, Jawa Barat, DIY , Jawa Tengah , Bengkulu , NTT , NTB , Sumatera Selatan,Sulawesi tengah, Jawa Timur, Lampung dan Jakarta mantan ketua BGN harus bertanggung jawab.Bilung juga menambah kan BIla Presiden Prabowo tidak berani membubarkan BGN lebih baik MUNDUR saja dan Penangkapan 3 mantan petinggi BGN oleh kejaksaan agung adalah sandiwara politik Presiden Pabowo.

Posting Komentar