Maros — 30 November 2025, Kondisi infrastruktur di Kecamatan Marusu, khususnya di Desa Tellumpoccoe dan akses jalan di sekitarnya, semakin memprihatinkan. Jalan berlubang, retak, genangan air, got yang tidak berfungsi, serta sampah berserakan akibat tidak tersedianya bak pembuangan sampah resmi menjadi persoalan serius yang terus dikeluhkan warga.
Selain sorotan dari Ismar, perwakilan Lidik Pro Maros, kritikan keras juga disampaikan oleh Amiruddin, warga sekaligus pemerhati lingkungan di wilayah tersebut.
“Got tidak ada, sampah berserakan karena tidak disediakan bak sampah. Sepanjang Jalan Damai Ongkoe sudah banyak yang retak dan rusak parah, terutama yang berlubang dekat rel kereta api Stasiun Mandai,” jelas Amiruddin.
Ia menegaskan bahwa kerusakan tersebut bukan masalah kecil, karena jalur tersebut menghubungkan banyak desa dan menjadi akses vital bagi warga.
“Seharusnya Ketua DPRD Maros bisa menganggarkan perbaikan, apalagi beliau terpilih di dapil Marusu. Jalan ini menghubungkan tujuh desa: Desa Tellumpoccoe, Desa Marumpa, Desa Temmapaduae, Desa Abbulosibatang, Desa Nisombalia, Desa Pabbentengan, dan Desa Bonto Mate’ne,” tambahnya.
Ismar dari Lidik Pro Maros sebelumnya juga meminta agar pemerintah tidak hanya fokus pada pengaspalan di dalam kota, melainkan turut memperhatikan infrastruktur di desa-desa yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Maros dan dinas terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan, menata drainase, serta menyediakan fasilitas kebersihan agar kondisi lingkungan tidak terus memburuk.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah desa maupun kecamatan belum memberikan keterangannya terkait masalah tersebut.








Posting Komentar