MAKASSAR - Personel Polsek Tamalate Polrestabes Makassar, di pimpin langsung Ps. Panit 2 Binmas, Aiptu Muchtar.,S.E selaku Pawas Piket fungsi, bersama piket jajaran fungsi, mengamankan terduga begal bersenjata parang dari amukan massa dengan kejadian Selasa, 28 April 2026, sekitar 21.55 wita. Di Jalan Manunggal 31, kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate kota Makassar. Rabu (29/04/2026).
"Pelaku begal itu harus dirawat di rumah sakit Bhayangkara Polda Sulsel, untuk mendapat penanganan medis akibat dihajar massa setelah aksinya diketahui warga," kata Kasie Humas Polsek Tamalate Aiptu Haeruddin."
Ia menyampaikan, seorang terduga pelaku begal berinisial lk. AGS (21) Thn, warga Jl. Tamalate, Kecamatan Rappocini, menjadi bulan-bulanan warga setelah gagal melarikan diri usai menyerang korbannya dengan menggunakan parang, namun teman pelaku melarikan diri menggunakan motor.
Disebutkan, personel gabungan dari Piket fungsi langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan kejadian dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Maccini Sombala, Aipda Muh. Ruslan Dahlan.,S.Sos.
Kronologis awal peristiwa bermula saat korban, Ilham (18) dan Ikram (19) keduanya warga kelurahan Maccini Sombala, berpapasan dengan pelaku menggunakan motor, masuk Jl. Manunggal 31, dan pelaku langsung mengancam dan mengayunkan sebilah parang terhadap korban, aksi pelaku tidak berjalan mulus setelah korban berteriak meminta tolong. Saat itu korban berteriak "begal!", sehingga memancing reaksi cepat warga setempat.
Salah satu pelaku berinisial AGS berhasil dikepung dan ditangkap oleh sekelompok warga. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dari kepungan warga.
"Satu terduga pelaku sempat ditangkap dan dipukuli warga di lokasi. Namun, petugas dari Polsek Tamalate segera mengamankan pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri yang lebih fatal," katanya.
Akibat luka-luka yang dideritanya usai dihajar massa, pelaku AGS langsung dilarikan oleh petugas ke RS Bhayangkara Polda Sulsel yang untuk mendapatkan perawatan medis intensif di bawah pengawalan kepolisian.
Dalam penanganan kasus ini, petugas telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi, serta mengamankan barang bukti.
"Saat ini kasus masih dalam pengembangan. Kami tengah melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah kami kantongi," katanya.

Posting Komentar