Jakarta .21 mei 2026 Konsolidasi Nasional Aktivis 98 dalam rangka memperingati 28 tahun Reformasi yang di selenggarakan dalan acara Diskusi Publik dan nonton bareng film documenter Gerakkan Mahasiswa 98.
Acara diskusi publik ini untuk menyatukan persepsi bahwa Pemerintahan Prabowo - Gibran telah mengingkari janji akan mensejahterakan rakyat dan sekaligus menyatukan langkah strategis dan gerakkan bersama untuk mengambil sikap terhadap kondisi bangsa dan negara .
Melemahnya Rupiah terhadap dolar ,program MBG yang semrawut , Impor Mobil Pick Up dari India sebanyak 105.000 buah untuk operasional Koperasi Merah Putih , penegakan hukum yang tebang pilih , demokrasi terancam dengan banyak nya teror langsung maupun tidak langsung ke Aktivis kritis , perusakan Hutan di Papua atas nama Proyek Strategis Nasional untuk buka lahan pertanian , kelapa sawit ,menunjukan bahwa Pemerintahan Prabowo - Gibran tidak mampu menepati janji.
Kondisi bangsa dan Negara saat ini membuat beberapa Aktivis 98 geram ,
Hal tersebut di sampaikan oleh Somad ( Sekjend Poros 98 ) dan Anton Aritonang ( Ketua Umum Gerakan Nasional 98 ) pada sesi diskusi tersebut .
Kedua Aktivis 98 ini mendorong agar segera terbentuk Pemerintahan Transisi ,yang bertugas menyelenggarakan Pemilu .
Pemerintahan Transisi ini melibatkan tokoh Adat Nusantara ( bukan struktural ) , Akademisi , Teknokrat , Pejuang HAM , Negarawan yang semua nya tidak terlibat atau terafiliasi di Partai Politik.


Posting Komentar